Intinya semua ini bukan hanya untuk
menyatukan kita, kamu dan aku. Gua terpaksa dipaksa harus memperluas pemikiran gua. Ini
semua tentang menyatukan dua keluarga yang berbeda budaya, kondisi, adat,
pemikiran dan situasi. Belum lagi pihak-pihak lingkaran luar yang nantinya
dipastikan akan mencampuri kami.
Poin nomer dua di tulisan yang lalu semakin terasa aja. Gua ga punya
apa-apa, bahkan baru start nabung di awal Januari kemarin. Tapi toh semua itu
beralasan kok. Si Gembil tau kenapa gua baru nabung dan dia maklum (semoga
benar). Satu-satunya yang gua punya mungkin cuman si Puput (Honda CB150R
berstang Byson warna putih-biru dengan tralis warna merah menyala). Mungkin
sudah tiba waktunya gua bener-bener nikmatin untuk ngendarain Puput sebelum
akhirnya gua harus berpisah sama dia. Hmm pasti sedih banget sih tapi tak
apalah, I'll eat the sh*t.
Gua yakin setelah ini akan banyak
masalah-masalah lain bermunculan, yang biasanya cuman diawalin dengan beda
pendapat. Semua ini, ya semua ini hanya demi satu hari resepsi. Dimana gua
harus berdiri seharian, menjabat tangan orang-orang yang gua kenal,
melengkungkan senyum yang kaku dan lain-lain.
Jujur, gua mungkin prefer ditikam daripada
ngeliat muka mereka kaya tadi pagi. Muka yang pura-pura tegar, muka tertekan.
Sejarang-jarangnya kami berbicara satu sama lain, tapi gua kenal mereka paling
lama dari yang lain. Mengingat apa yang belum pernah gua lakuin buat mereka
bikin gua tambah tersiksa. I'm dying here.
Sesusah ini kah? Sesulit ini kah? Gua
hanya mau bahagian mereka yang sayang sama gua tanpa ngebebanin siapapun, tapi
yang gua hadepin macem-macem. Mereka-mereka yang udah ngelewatin ini mungkin
dengan santainya bilang, "udah berani aja, pasti ada jalan kok",
"culun amat, gua aja bisa" dan lain-lain. Man, please, situasi tiap
orang beda-beda. Maka dari itu gua ga pernah berpatokan sama orang lain. Tapi
gua ga akan nganggep ini semua halangan, gua akan anggep ini semua test awal
yang gua harus gua lewatin, mau ga mau, bisa ga bisa harus bisa. Demi
orang-orang yang tulus sayang sama gua. Keep my word!
================================================================
Sok serius banget ya gua? Gpp lah, mungkin
cuman bisa disini doang seriusnya. Akhirnya gua mau ngucapin, kalian hebat,
kalian luar biasa dan aku mah apa atuh, hanya seledri dipinggiran bubur ayam.